Bahasa dan Masyarakat
(1) Bahasa dan Tutur
1.
Bahasa dan Tutur
Ferdinand de Saussure
membedakan antara yang disebut langage,
langue, dan parole. Ketiga istilah itu berasal dari bahasa Prancis dalam bahasa
indonesia lazim dipadankan dengan bahasa. Dalam bahasa Prancis langage digunakan untuk menyebut bahasa
sebagai sistem lambang bunyi yang digunakan mkanusia untuk berkomunikasi dan
berinteraksi secara verbal diantara sesamanya. Langage bersifat abstrak.
Langue
merupakan sebagai sebuah sistem lambang bunyi yang digunakan oleh sekelompok
anggota masyarakat tertentu untuk berkomunikasih dan berinteraksi sesamanya. Langue juga bersifat abstrak.
Parole
adalah pelaksanaan dari langue dalam
bentuk ujaran atau tuturan yang dilakukan oleh para anggota masyarakat di dalam
berinteraksi atau berkomunikasi sesamanya. Parole
bersifat konkret.
Sebagai langage bahasa bersifat universal, sebab
dia adalah satu sistem lambang bunyi yang digunakan manusia pada umumnya bukan
manusia pada suatu tempat tau suatu masa tertentu. Tetapi sebagai langue bahasa itu, meskipun ada
ciri-ciri keuniversalannya, bersifat terbatas pada satu masyarakat tertentu.
Bahasa sebagai langue dapat
terdiri dari sejumlah dialek, dan setiap dialek terdiri dari jumlah idiolek.
Namun perlu dicatat bahwa dua buah dialek yang secara linguistik adalah sebuah
bahasa, karena anggota dari kedua dialek itu bisa saling mengerti, tetapi
secara politisi bisa disebut sebagai dua buah bahasa yang berbeda. Contohnya
bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia.
Chair, Abdul. 2010. Sosiolinguistik Pengenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar